BRAIN TRAINING

P1440023-2

Otak menafsirkan informasi melalui serangkaian neuron yang terhubung satu sama lain. Dalam proses belajar, serangkaian neuron tersebut bekerja sama dalam memproses informasi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas ataupun melakukan gerakan tertentu.

Ketika tugas dirasakan melebihi kemampuannya, maka serangkaian neuron akan membentuk rangkaian baru dan rangkaian baru tersebut akan semakin erat seiring dengan meningkatnya kemampuan dan kecepatan anak dalam menyelesaikan tugas. Oleh karena itu, semakin banyak dan semakin erat rangkaian neuron, maka akan semakin efektif dan efisien untuk anak dalam memproses informasi.)

Namun, tidak semua neuron bekerja sama seecara konsisten dalam mengolah informasi. Berikut ini beberapa tanda yang harus diperhatikan:

  • Kesulitan untuk fokus dalam mengerjakan tugas.
  • Melakukan kesalahan-kesalahan kecil (careless mistakes).
  • Mudah teralihkan dengan keadaan sekitar.
  • Kecenderungan untuk mempersepsikan huruf secara terbalik.
  • Cenderung mudah melupakan informasi yang diberikan dalam waktu singkat.
  • Kesulitan untuk melakukan visualisasi (kemampuan berpikir abstrak).
  • Kesulitan untuk mengekspresikan ide dan pikirannya secara verbal.
  • Kesulitan membaca dan memahami makna bacaan.
  • Lamban dalam menyelesaikan tugas.
  • Kesulitan dalam mengerjakan tugas yang kompleks

If you have experienced these situations with your child, simply let us assess the problem so we can solve it and give your child a lifetime of faster and easier learning through the practice of Brain Training. After all, learning problems is not due to a lack of motivation or tuition, but rather specific weaknesses in cognitive skills.

ATASI AKAR MASALAH BELAJAR ANAK ANDA

Pada dasarnya, semua ciri yang disebutkan merupakan masalah kognitif. Kemampuan kognitif merupakan hal yang paling esensial dan fondasi dasar yang dibutuhkan anak untuk memproses informasi dan problem solving. Apabila anak memiliki kemampuan kognitif yang baik, maka semua proses pengolahan informasi dan proses belajar menjadi mudah dan cepat.

Kemampuan kognitif tidak sama dengan kemampuan akademik, namun (beberapa) kemampuan kognitif menentukan performa akademik anak anda, diantaranya:

  1. Auditory processing: kemampuan untuk membedakan secara spesifik serangkaian bunyi, yang berperan penting dalam proses listening dan comprehension.
  2. Attention skills: kemampuan untuk fokus dalam rentang waktu tertentu dan mengabaikan hal lain pada waktu bersamaan.
  3. Logic and Reasoning: kemampuan untuk menggunakan logika dalam menyelesaikan masalah.
  4. Visual Processing: kemampuan untuk memproses informasi visual.
  5. Working Memory: kemampuan untuk mempertahankan dan memanipulasi informasi dalam menyelesaikan tugas.
  6. Processing Speed: kecepatan dalam memproses informasi untuk menyelesaikan tugas.

Adanya kelemahan di satu atau beberapa area akan mengakibatkan kesulitan dalam belajar, dimana berpotensi untuk menghambat prestasi akademis anak di sekolah. Hambatan dan kesulitan yang dihadapi anak, jika dibiarkan dan tidak ditangani lebih lanjut, akan mempengaruhi motivasi dan tingkat percaya dirinya.

Ini solusi dari kami! Solusi yang dapat dilakukan adalah “Brain Training”. Brain Training dapat mengembangkan kemampuan kognitif melalui serangkaian pelatihan dan kegiatan untuk meningkatkan dan memperkuat setiap keterampilan kognitif, yang nantinya akan memepengaruhi kepercayaan diri, konsep diri, motivasi dan membuka peluang untuk mencapai prestasi yang diinginkan.

  1. A naturally increased confidence
  2. Improvement in self-esteem
  3. Internal self-motivation
  4. Lifetime potential for achievement

And many other possibilities! What are you waiting for? Visit our centre now and open the door of opportunities to your child!

BAGAIMANA KAMI DAPAT MEMBANTU

Langkah pertama: One-on-One Assemssment

Penilaian akan dilakukan secara pribadi oleh salah satu Pelatih Bersertifikat kami. Anak Anda akan diberikan latihan kognitif sederhana yang dirancang untuk mengukur kekuatan dan kelemahan keterampilan kognitif anak Anda.

Langkah kedua: Brain Training

Berdasarkan hasil penilaian, pelatih akan merekomendasikan program yang sesuai untuk meningkatkan keterampilan belajar dasar anak Anda.