NEUROFEEDBACK

abstract universe wallpaper

Terdapat banyak cara untuk mengukur kemampuan individu untuk belajar, berpikir, dan bahkan berperilaku. Tes tertulis merupakan cara paling umum yang digunakan untuk mengidentifikasi hal-hal tersebut, namun cara ini dirasakan kurang akurat.

Neurofeedback adalah teknologi yang tidak menggunakan obat-obatan dalam memaksimalkan kerja otak. Program ini menggunakan alat monitoring yang dirancang khusus dan sudah terbukti efektif melalui penelitian klinis selama 40 tahun terakhir.

BAGAIMANA CARA KERJA NEUROFEEDBACK?

Neurofeedback melatih kemampuan relaksasi, atensi, dan konsentrasi. Selain itu, program ini juga meningkatkan kemampuan memori dan efektif untuk mengurangi tingkat hiperaktivitas.

Program neurofeedback dilakukan dengan menempelkan alat EEG (Electroencephalography) di kepala, yang terhubung ke komputer, sehingga alat tersebut akan menginterpretasi gelombang otak sesuai dengan tingkat aktivitas anak.

Program neurofeedback menggunakan Brain Quotient Test untuk mengukur perkembangan, atensi, konsentrasi, relaksasi, dan learning activity dengan mengukur gelombang otak yang muncul ketika otak mengolah informasi. Dibandingkan dengan tes tertulis, hasil Brain Quotient Test lebih akurat, terutama ketika digunakan untuk mendiagnosa atau treatment anak dengan masalah hiperaktivitas.

Berikut ini manfaat dari program Neurofeedback, diantaranya:

  • Meningkatkan kemampuan kognitif dan motorik.
  • Meningkatkan rentang atensi dan fokus.
  • Menurunkan tingkat hiperaktivitas pada anak.
  • Membuat pola tidur lebih normal.
  • Mengurangi kecemasan dan depresi.
  • Mengurangi iritabilitas dan membuat suasana hati (mood) lebih stabil.

Program ini juga dapat membantu menangani:

  • ADD/ADHD dan isu lainnya.
  • Kecanduan (addiction).
  • Alzheimer
  • Anger Management.
  • Autism
  • Depresi
  • Epilepsi dan Seizures
  • Migran
  • PTSD (Post Traumatic Stress Disorder).
  • Involuntary Muscle and Joint Movement.